Jumat, 08 Agustus 2008

Cryptobiasis

2. Cryptobiasis

Penyebab : Cryptobia sp. Parasit memiliki bentuk tubuh segi tiga dengan bagian posterior tumpul dan menajam pada bagian anterior, dan dilengkapi dengan 2 buah flagella yaitu 1 buah flagella pendek dianterior dan 1 buah flagella panjang melingkar dari bagian anterior ke bagian samping tubuh dan bagian posterior. Parasit ini merupakan obligat parasit menempel pada kulit dan insang ikan air tawar. Cryptobia branchialis merupakan parasit pada insang ikan mas (Cyprinus carpio), Carrasius auratus, Ctenopharingodon idelus. Kematian hanya terjadi pada ikan benih. Cryptobia agitate menginfeksi inang yang sama tapi tempat infeksinya hanya pada kulit, tapi pada infeksi berat dapat juga ditemukan pada insang.

Cryptobiasis

2. Cryptobiasis
Penyebab : Cryptobia sp. Parasit memiliki bentuk tubuh segi tiga dengan bagian posterior tumpul dan menajam pada bagian anterior, dan dilengkapi dengan 2 buah flagella yaitu 1 buah flagella pendek dianterior dan 1 buah flagella panjang melingkar dari bagian anterior ke bagian samping tubuh dan bagian posterior. Parasit ini merupakan obligat parasit menempel pada kulit dan insang ikan air tawar. Cryptobia branchialis merupakan parasit pada insang ikan mas (Cyprinus carpio), Carrasius auratus, Ctenopharingodon idelus. Kematian hanya terjadi pada ikan benih. Cryptobia agitate menginfeksi inang yang sama tapi tempat infeksinya hanya pada kulit, tapi pada infeksi berat dapat juga ditemukan pada insang.

FLAGELLATA, Costiasis

B. FLAGELLATA
1. Costiasis
Penyebanya adalah : Costia sp / Ichthyobodo sp. Ichthyobodo merupakan parasit obligat menempelkan diri pada tubuh inang (kulit atau insang) dengan menggunakan cytostome. Pada infeksi sedang maka parasit ini akan menempatkan diri pada lapisan sel epithel diantara sisik. Sedangkan pada infeksi berat maka parasit tersebut akan menyebar keseluruh bagian tubuh ikan dan bahkan sampai insang. Dapat menginfeksi baik ikan liar maupun ikan yang dibudidayakan. Faktor yang memacu infeksi parasit ini adalah kepadatan ikan yang terlalu tinggi. Gejala klinis : ikan terlihat kusam, seperti diselimuti oleh lapisan yang berwarna putih keabu-abuan akibat produksi lendir yang berlebihan. Pendarahan dan sirip rusak akan terlihat pada infeksi berat. Apabila menginfeksi insang maka akan kelihatan


insangnya pucat dan ditutupi dengan lendir. akan kehilangan nafsu makan, berenang lemah. lkan kadang-kadang menggososok-gosokkan badannya pada dasar atau dinding kolam. Pencegahan: mengontrol pasok air dengan penggunaan filter, mencegah ikan liar supaya tidak masuk areal budidaya, pengaturan suhu air serta mengurangkan kepadatan. Treatment : menggunakan obat yang biasanya digunakan untuk pengobatan parasit dari golongan protozoa dapat dilakukan. NaCI dengan dosis 10.000 ppm dengan cara rendaman selama 15-30 menit.

FLAGELLATA, Costiasis

B. FLAGELLATA
1. Costiasis
Penyebanya adalah : Costia sp / Ichthyobodo sp. Ichthyobodo merupakan parasit obligat menempelkan diri pada tubuh inang (kulit atau insang) dengan menggunakan cytostome. Pada infeksi sedang maka parasit ini akan menempatkan diri pada lapisan sel epithel diantara sisik. Sedangkan pada infeksi berat maka parasit tersebut akan menyebar keseluruh bagian tubuh ikan dan bahkan sampai insang. Dapat menginfeksi baik ikan liar maupun ikan yang dibudidayakan. Faktor yang memacu infeksi parasit ini adalah kepadatan ikan yang terlalu tinggi. Gejala klinis : ikan terlihat kusam, seperti diselimuti oleh lapisan yang berwarna putih keabu-abuan akibat produksi lendir yang berlebihan. Pendarahan dan sirip rusak akan terlihat pada infeksi berat. Apabila menginfeksi insang maka akan kelihatan


insangnya pucat dan ditutupi dengan lendir. akan kehilangan nafsu makan, berenang lemah. lkan kadang-kadang menggososok-gosokkan badannya pada dasar atau dinding kolam. Pencegahan: mengontrol pasok air dengan penggunaan filter, mencegah ikan liar supaya tidak masuk areal budidaya, pengaturan suhu air serta mengurangkan kepadatan. Treatment : menggunakan obat yang biasanya digunakan untuk pengobatan parasit dari golongan protozoa dapat dilakukan. NaCI dengan dosis 10.000 ppm dengan cara rendaman selama 15-30 menit.

Kamis, 07 Agustus 2008

Asagi Blue Koi Chromatic

Asagi, Blue Koi Chromatic.

Asagi [is] koi having fair blue or blue chromatic body with cheek, stomach, and red fin fold. fair Blue Scales and form undamaged formation.

Although Asagi tend to to have existing head [of] its stain, but immaculate clean in fact prefer. Some Asagi have no to ruddle [at] its stomach. Ruddle this it is said will disseminate to back so that close over blue colour in line with the increasing of age of Asagi.

Asagi with red blot [in] head named Asagi­-Menkaburi ( Mask Covered). Fold Fin chest which is [is] rose colored to be referred [as] [by] fin of Shusui. Ruddle him will not see [at] back.

Kajo-Asagi ( Dark Blue Shusui) [is] Asagi which [is] its body colour as dark as body colour of koi black. Narumi-Asagi [is] having pattern of Narumi, becoming individuality of Asagi.

Mizu-Asagi [is] koi having colour most fair among Asagi. Asagi-Sanke [is] koi having blue back colour turn pale. Head and its stomach shares there are red sign, and undercarriage [of] its stomach turn white milk. This is really beautiful Asagi.

Asagi Koi Berwarna Biru

Asagi, Koi Berwarna Biru

Asagi adalah koi yang mempunyai badan berwarna biru atau biru cerah dengan pipi, perut, dan lipatan sirip merah. Sisik-sisik­nya biru cerah dan membentuk susunan yang tidak bercacat.
Walaupun Asagi cenderung mempunyai kepala yang ada nodanya, tapi sebenarnya yang bersih tak bernoda lebih disukai. Beberapa Asagi tidak punya warna merah pada perutnya. Warna merah ini konon akan menjalar ke punggung sehingga menutupi warna biru sejalan dengan meningkatnya umur Asagi.

Asagi dengan bintik merah di kepala dinamakan Asagi­Menkaburi (Mask Covered). Lipatan sirip dada yang berwarna merah disebut sirip Shusui. Warna merahnya tidak akan tampak pada punggung.

Kajo-Asagi (Dark blue Shusui) adalah Asagi yang warna badannya segelap warna badan koi hitam. Narumi-Asagi adalah yang mempunyai pola Narumi, yang menjadi ciri khas dari Asagi. Mizu­Asagi adalah koi yang mempunyai warna paling cerah di antara Asagi.

Asagi-Sanke adalah koi yang mempunyai warna punggung biru pucat. Kepala dan bagian perutnya terdapat tanda merah, dan bagian bawah perutnya putih susu. Inilah Asagi yang benar-benar cantik.

factor resistor of fish conducting

factor resistor of fish conducting

1. Science.
If/When science [there] no hence fish conducting will not succeed

2. nature.
condition of nature have to support goodness of elevasi, topography, if/when [do] not hence conducting even also will not succeed


3. water.
Condition of water also have to support. parameter of[is quality of water require to be paid attention because concerning life to fish. If/When [do] not be paid attention hence conducting will not succeed

4. economics.
economic there must be because if not there [is] capital hence will not can walk conducting

5. desire.
desire have to have desire of have fish conducting [to]. if/when [do] not hence will not walk.